screen saver

The content presented here requires JavaScript to be enabled and the latest version of the Macromedia Flash Player. If you are you using a browser with JavaScript disabled please enable it now. Otherwise, please update your version of the free Flash Player by downloading here.

Jumat, 15 Juni 2012

Mengapa Kunang-Kunang Dapat Bercahaya...?

sebagian mungkin dari anda bertanya-tanya kenapa kunang-kunang itu dapat bercahaya dimalam hari..? atau mungkin anda masih percaya akan mitos mitos yang beredar sejak lama yang mengatakan bahwa kunang-kunang itu adalah kukunya orang yang sudah mati..?

yuk kita simak penjelasan dari hasil -hasil penelitan para ahli...

kunang-kunang bercahaya memiliki beberapa tujuan.kunang-kunang bersinar ketika masih berupa larva kecil. kedip kunang-kunang merupakan peringatan bagi predator. Menurut studi penelitian yang dilakukan Tufts University, bahwa larva yang dimiliki kunang-kunag ternyata mengandung bahan kimia yang merupakan racun bagi hewan dan manusia.


apakah yang membuat kunang-kunang bercahaya...?

Menurut peneliti Harvard Medical School, cahaya itu merupakan hasil pencampuran oksigen, pigmen yang disebut luciferin, enzim luciferase, bahan kimia adenosine trihosphate (ATP) yang menyediakan sel energi.

Kristal asam urat yang terletak dalam sel diaktifkan untuk membuat cahaya dan bertindak sebagai lapisan reflektif dan cahaya dari badan serangga.
Namun, pola kedip perut kunang-kunang itu masih tetap menjadi misteri karena ilmuwan tak yakin apakah pola itu dikendalikan oleh sel-sel saraf serangga atau suplai oksigen. Ilmuwan hanya mengetahui kegunaan kedipan itu, kunang-kunang dewasa mengirim sinyal intermiten yang berbeda untuk menarik perhatian pasangan masa depannya. Pola kedipannya pun bervariasi, dari kedipan pendek hingga panjang berkesinambungan. 
 Tiap spesies kunang-kunang beda pun memiliki suksesi unik mereka sendiri sehingga memudahkan pasangan kompatibel menemukan saling bertemu. Kunang-kunang jantan dan betina menyalakan lampu hijau mereka ketika memilih jodoh dan menggunakan kedip lampu sebagai sarana berkomunikasi selama pacaran. 
 selain kunang-kunang, sebenarnya banyak lagi organisme lain, terutama makhluk laut menggunakan 
bioluminescence untuk seleksi seksual, menarik mangsa dan sebagai alat kamuflase. Menurut Scripps Institution of Oceanography, diperkirakan terdapat sekitar 90% hewan laut bercahaya.

yha semua itu dapat terjadi karena kebesaran ALLAH, Tuhan Yang Maha ESa.
sekian dulu postingan saya ini...
jangan lupa beri komentarnya..,

1 komentar: